Pendidikan dan Kurikulum PS Profesi Apoteker

METODE PEMBELAJARAN

Program Studi Profesi Apoteker dilaksanakan dengan kurikulum berbasis kompetensi apoteker sesuai dengan persyaratan nasional (Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia) dan global (Federation Internationale Pharmaceutique / FIP). Metode pembelajaran efektif mengadaptasi metode SCL (student centered learning) bisa berupa collaborative learning, integrated learning, case based learning, problem based learning, self learming dan computer based learning.

KURIKULUM

Berdasarkan ketentuan APTFI untuk menyelesaikan Program Profesi Apoteker peserta program dipersyaratkan menempuh minimal 36 SKS. PSPA mensyaratkan  minimal 36 SKS yang terdiri dari mata kuliah wajib sejumlah 34 SKS dan mata kuliah pilihan wajib minimal 2 SKS sesuai dengan minat mahasiswa. Mata kuliah Pilihan yang dapat diambil oleh mahasiswa tercantum dalam Kurikulum Institurional.

Berikut adalah Struktur Kurikulum dan Silabus dari Program Studi Profesi Apoteker

STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER

SILABUS KURIKULUM PSPA